Cegah Virus Corona diperbatasan, Bupati Nunukan Mengeluarkan Instruksi

Asmin laura
Berada di perbatasan RI Malaysia, Pemkab Nunukan harus siap siaga tehadap pandemik Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Karena itu, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid mengeluarkan instruksi untuk menjaga dan memberi rasa aman kepada warganya

Terkini.id.Nunukan, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid mengeluarkan instruksi dengan judul Salam Kemanusiaan, Sabtu 14 Maret 2020.

Bupati Laura menghimbau kepada masyarakat Nunukan agar tetap tenang dan dapat menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Hal tersebut dapat dilakukan dengan:

1. Makan dengan gizi yang seimbang.

2. Menjaga kebersihan lingkungan.

3.Rajin olahraga dan istirahat yang cukup.

4. Jangan lupa berdoa.

Mari budayakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Tidak hanya itu, Bupati Laura juga menginstruksikan kepada Dinkes untuk melakukan langkah-langkah antisipasi. Termasuk menyiapkan fasilitas jika hal buruk terjadi.

Berada di perbatasan RI Malaysia, Pemkab Nunukan harus siap siaga tehadap pandemik Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Karena itu, Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid mengeluarkan instruksi untuk menjaga dan memberi rasa aman kepada warganya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk, flu secara sukarela memeriksakan kesehatannya ke fasilitas kesehatan terdekat, seperti rumah sakit atau puskesmas.

Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid. SE, MM, Perempuan Perkasa di Perbatasan RI Malaysia

HARUS SIAP MESKI BANYAK KENDALA

Sehubungan telah ditetapkannya kejadian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sebagai darurat nasional kejadian luar biasa non alam, Pemerintah Kabupaten Nunukan mengadakan rapat koordinasi kesiapsiagaan COVID-19 di kantor Bupati Nunukan, Minggu (15/3/20).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura dengan didampingi oleh Sekkab Nunukan yang juga sekaligus ketua Tim Kesiapsiagaan COVID-19 Serfianus.

Dalam rapat kali ini, pemaparan dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Nunukan, mengatakan, pihaknya sedikit kewalahan dalam mengatasi tamu yang dideportasi dari Malaysia. Data terakhir ada sekitar 886 orang yang masuk dalam pengawasan.

Bupati Nunukan Laura mengatakan, ada beberapa item yang kemudian menjadi fokus ke depan misalnya logistik kesehatan yang memang belum cukup terpenuhi.

“Kalau Nunukan sendiri terkait logistik kesehatan untuk saat ini masih ada, namun kita juga harus memikirkan daerah kecamatan lainnya di Kabupaten Nunukan yang notabene sebagai pintu keluar masuknya masyarakat kita dengan negara tetangga Malaysia,” jelasnya.

Dia mengatakan, rapat ini adalah rapat pendahuluan. Pada Selasa 17 Maret akan menghadiri undangan Gubernur. “Sehingga apa yang menjadi keluhan-keluhan ataupun kendala dari tim Kesiapsiagaan Covid-19 Kabupaten Nunukan, akan saya sampaikan langsung kepada Bapak Gubernur,” kata Bupati Laura.

Terkait lockdown, dia bilang sedikit agak susah mengingat dampaknya yang cukup signifikan terhadap ekonomi Kabupaten Nunukan. “Apakah kemudian dengan dilakukannya lockdown, kita sudah bisa memenuhi semua kebutuhan masyarakat Nunukan terutama sembako dan hal lainnya,” jelasnya.

Bupati Laura mengatakan, terkait deportasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia, sebelumnya sudah dikomunikasikan dengan dinas terkait.

“Dan dinas terkait sudah komunikasikan kepada Konsulat bahwa untuk sementara kita off dulu, namun ini baru rencana belum resmi,” kata Laura.

Dia menjelaskan, kondisi logistik kesehatan Nunukan juga belum terlalu siap. “Walaupun misalnya kita punya uang untuk pengadaan logistik kesehatan tetapi barangnya yang tidak ada dijual,” ungkap Bupati.

Pemkab Nunukan lanjut dia, akan terus berusaha mengecek di beberapa Kabupaten/Kota yang ada seperti Tarakan dan wilayah lainnya yang menyediakan seperti masker, termometer, dan sebagainya.

Sekkab Nunukan yang juga Ketua Tim Kesiapsiagaan Covid-19 menambahkan, pihaknya akan mempersiapkan ruangan khusus untuk isolasi dan meminta kepada Dinas Kesehatan untuk dapat memonitor stok masker di Nunukan agar dapat digunakan sebagaimana mestinya oleh masyarakat Kabupaten Nunukan. (FBI/*)

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Sederet Prestasi laura Selama 5 Tahun, Dapat Wajar tanpa Pengecualian 5 Kali Oleh Badan Pemeriksaan Keuangan.

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar